Pelatihan Manajemen Perpustakaan Perguruan Tinggi : EXPRESS (Experience Program in Surabaya – Singapore) 2026

Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) Jawa Timur merupakan organisasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia di wilayah Jawa Timur yang berkomitmen untuk bersama mengembangkan perpustakaan di wilayahnya. Salah satu program kerja FPPTI Jawa Timur adalah pengembangan Perpustakaan Perguruan Tinggibaik organisasi maupun SDM serta menjalin kerja sama antara perpustakaan baik skala nasional maupun internasional.

Pelatihan Manajemen Perpustakaan Perguruan Tinggi ini merupakan langkah strategis dari FPPTI Jawa Timur untuk mempersiapkan Pustakawan Perguruan Tinggi agar mampu beradaptasi dengan era VUCA dan gejolak perkembangan AI. Harapannya, Pustakawan mampu memimpin serta mengambil keputusan untuk langkah perubahan. FPPTI Jawa Timur telah berkomitmen untuk menindaklanjuti kerjasama dengan Singapore Management University (SMU) serta secara rutin melaksanakan agenda ini.

Read More

Seminar Internasional dan Pelantikan Pengurus FPPTI Jawa Timur 2026

Sebagai salah satu upaya dan komitmen FPPTI Jawa Timur untuk memperkuat peran strategis pustakawan sebagai mitra akademik dalam meningkatkan dampak universitas dan keunggulan riset di era kecerdasan artifisial, maka FPPTI Jawa Timur bekerja sama dengan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur menyelenggarakan Seminar dengan tema “The Human Edge of Librarians in Leading University Impact and Research Excellence in the AI Age.” serta Pelantikan Pengurus FPPTI Jawa Timur periode 2025 – 2028 yang akan diselenggarakan pada: 

Read More

FGD “Transforming Libraries, Empowering Librarians” Bahas Tantangan dan Kesejahteraan Pustakawan di Era AI

Surabaya, 28 Januari 2026 — Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membawa dampak signifikan terhadap transformasi perpustakaan dan peran pustakawan. Menyikapi dinamika tersebut, diselenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Transforming Libraries, Empowering Librarians: Navigating Change & Well-Being in the AI Era” yang membahas tantangan profesional, adaptasi teknologi, serta kesejahteraan pustakawan di era digital.

Diskusi mengidentifikasi sejumlah sumber stres yang umum dialami pustakawan, di antaranya beban kerja ganda tanpa kejelasan prioritas, kurangnya dukungan dari organisasi, serta kecemasan terhadap perkembangan AI akibat tuntutan penguasaan teknologi yang cepat sementara kesiapan kompetensi masih terbatas.

Read More

Press Release: SEMINAR, WORKSHOP & MUSWIL FPPTI JAWA TIMUR VI “Metaversitas untuk Kampus Berdampak : Heterotopia sebagai Ruang Pembelajaran Alternatif di Era Kecerdasan Artifisial”

Malang, 28 November 2025 – Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia Jawa Timur bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sukses menyelenggarakan Seminar, Workshop dan Musyawarah Wilayah (Muswil) VI FPPTI Jawa Timur pada jum’at, 28 November 2025 di Rays UMM Hotel Malang. Kegiatan ini diikuti oleh pustakawan, pemerhati dan pengelola perpustakaan dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur.

Mengusung tema “Metaversitas untuk Kampus Berdampak : Heterotopia sebagai Ruang Pembelajaran Alternatif di Era Kecerdasan Artifisial”, forum ini menegaskan pentingnya transformasi perpustakaan sebagai ruang belajar alternatif yang fleksibel, digital, dan kritis dalam menghadapi disrupsi kecerdasan artifisial. Kegiatan ini semakin bermakna dengan kehadiran Wakil Menteri DiktiSaintek Republik Indonesia Prof.Dr.Fauzan, M.Pd. yang memberikan keynote speech mengenai peran strategis perpustakaan dalam pembangunan sumber daya manusia dan transformasi digital Pendidikan.

Read More

Seminar, Workshop & Musyawarah Wilayah VI FPPTI JATIM

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan artifisial (AI), dunia pendidikan tinggi menghadapi tantangan dan peluang baru dalam mendefinisikan ulang ruang dan metode pembelajaran. Konsep Metaversitas gabungan antara metaverse dan universitas—muncul sebagai gagasan futuristik yang menawarkan ruang belajar virtual yang imersif, kolaboratif, dan transdisipliner. Metaversitas tidak sekadar replika kampus fisik dalam dunia digital, tetapi juga membuka kemungkinan untuk menciptakan ruang-ruang alternatif yang mendobrak batas-batas konvensional pendidikan.

Dalam konteks ini, gagasan heterotopia yang diperkenalkan oleh Michel Foucault menjadi relevan. Heterotopia merujuk pada ruang-ruang yang nyata namun bersifat “lain”, tempat berlangsungnya praktik sosial yang berbeda dari norma dominan. Metaversitas sebagai heterotopia memungkinkan terciptanya ruang pembelajaran yang inklusif, eksperimental, dan berdampak sosial—di mana mahasiswa, dosen, dan masyarakat dapat berinteraksi lintas batas geografis, budaya, dan disiplin ilmu.

Read More